Aceh Selatan termasuk daerah yang banyak memiliki potensi alamnya, sehingga pemerintah dalam hal ini dinas pariwisata berperan penting dalam mengolah dan meningkatkan fasilitas dan sarana akomodasi yang mendukung perkembangan objek-objek wisata yang ada. Selain itu, pengadaaan dan pengembangan akan tempat-tempat wisata di daerah Aceh Selatan memberikan lahan perekonomian baru bagi pemerintah dan masyarakat setempat, dan bisnis perhotelan maupun penginapan lainnya menjadi meningkat begitu juga dengan sumber daya manusianya.
Dengan begitu secara perlahan penanaman pemikiran akan sadar wisata bisa meningkat dikalangan masyarakat yang sudah terlanjur menganggap pariwisata yang sebagai hal yang dapat merusak norma agama (syari’at) yang diterapkan di NAD. Hal inilah yang ingin di dikembangkan di kota Tapaktuan yang dikenal sebagai Kota Naga menjadi sebuah kota wisata yang diminati oleh wisatwan baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara, hal tersebut haruslah didukung dengan fasilitas dan sarana yang baik pada objek-objek wisata, serta kemudahan akses ke kota Tapaktuan sendiri, baik itu dari darat, laut, dan udara. Untuk akses darat, Tapak tuan termasuk kota perlintasan wilayah barat aceh, sehingga merupakan jalur sibuk dari Medan – Kabanjahe – Subulussalam – Tapaktuan – Meulaboh – Banda Aceh. Sedangakan jalur udara, kecamatan Tapaktuan memiliki lapangan terbang Cut Ali yang jaraknya sekitar 20 km dari pusat kota. Untuk jalur laut, Tapak tuan memiliki pelabuhan yang sekarang di peruntukkan sebagai pengangkutan Semen dan barang, namun sangat berpotensi sebagai pelabuhan penumpang.
Panduan DOWNLOAD Kumpulan Skripsi super lengkap mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka dan lampiran. Skripsi TA Arsitektur Hotel Resort Putri Naga Tapaktuan ( Arsitektur Modern Tropis ).






0 komentar:
Posting Komentar