Dalam pelayarannya yang kedua kalinya ke tanah jawa pada tahun 1416, Sam Poo Tay Djien mendarat di daerah Simongan Semarang yang pada saat itu masih merupakan pantai. Berdasarkan sejarah perkembangan kota Semarang, kawasan Gedong Batu memiliki ikatan kuat dengan kawasan lain seperti pelabuhan Tanjung Mas, Kampung Melayu, Kota Lama, Kampung Pecinan dan Kauman. Dalam implementasi urutan perkembangan kota, Gedong Batu menjadi pintu gerbang menuju kawasan lain disekitarnya. Karakter sejarah yang melekat pada kawasan Gedong Batu sebagai suatu ‘spirit of place’ merupakan potensi besar dalam penataan dan pengembangan kawasan yang kontekstual dengan posisi dan kondisi historisnya.
Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya, Gedong Batu adalah salah satu objek wisata di Semarang yang dikategorikan sebagai bangunan konservasi dengan klasifikasi bangunan peribadatan. Sam Poo Kong merupakan peninggalan seni budaya yang dibangun dengan kekhasan arsitektur Cina yang indah dipadu dengan arsitektur Jawa. Percampuran dua budaya yang menyatu menjadi suatu daya tarik tersendiri di tengah kawasan permukiman dan industri yang ada di sekitarnya.
Panduan DOWNLOAD Kumpulan Skripsi super lengkap mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka dan lampiran. Skripsi TA Arsitektur PENATAAN KAWASAN GEDONG BATU SEBAGAI KAWASAN WISATA BUDAYA DI SEMARANG.






0 komentar:
Posting Komentar