Pekataran diatas kaya dengan hubungan yang unik antara ruang terbuka, bangunan disekelilingnya maupun dengan langit diatasnya, yang menunjukan kreasi sejati dari suatu pengalaman emosi yang digabung dengan usha-usaha seni lainnya. Itu sendiri baru merupakan hal penting kedua setelah penemuhan setiap kebutuhan fungsinya.
Pada masa akhir-akhir ini terlihat adanya penghargaan yang berlebihan terhadap penalaran yang tercermin pada perencanaan kota. Para perencana kota seakan-akan hanya disibukkan oleh masalah fisik (terukur) saja, seperti masalah tata guna tanah, peningkatan trafik, komunikasi, zoning, pendaerahan dan sebagainya.
Pertimbangan-pertimbangan square tidak lebih hanya kepada kepentingan akan susunan kota belaka. Secra fisik dan psikologis, fungsi-fungsi suatu square tidak tergantung kepada ukuran dan skala, baik pada suatu dusun yang hijau, pada suatu kota yang kecil, lapangan dari suatu perumahan disuatu kota besar maupun plasa yang monumental dari suatu metropolitan, semuanya mempunyai kegunaan yang sama.
Dibuat sebagai suatu tempat berkumpul yang humanis, memberikan perlindungan terhadap kesibukan lalu lintas dan membebaskannya dari ketegangan yang ditimbulkan dari kesibukan sepanjang jaringan jalan.
Kalau jalan digambarkan sungai tempat arus gerakan hubungan manusia, maka square digambarkan sebagai suatu danau, yang mengarahkan dan memberikan gerakan-gerakan hidup tidak hanya pada batas-batasnya sendiri, tapi juga menjangkau kepada jaringan jalan di sekelilingnya yang seakan bermuara kepadanya
Panduan DOWNLOAD Kumpulan Skripsi super lengkap mulai dari cover, halaman pendahuluan, BAB I s.d BAB VI, penutup, lampiran, sampai daftar pustaka dan lampiran. Skripsi TA Arsitektur SQUARE DALAM RUANG DAN WAKTU.






0 komentar:
Posting Komentar